Tentang Kebenaran
Pelanggaran menjadi candu
Menikam kaum terdahulu
Anak - anak kita yang memburu
Hanya menjalankan tugas "Katanya"
-dibelenggu
Takada kebenaran mutlak
Yang ada hanya tangis yang terisak-isak
Demi sebuah pilar - pilar beton; yang tak
bermakna
Kau tega melenyapkan melenyapkan apa
saja
Eksekutor semakin beringas
Bangga akan seragam penuh bordiran
Bertuliskan satuan polisi pamong praja-
merampas
Besi bajapun ikut berjalan
Takmakan waktu lama
Dalam hitungan hari semua rata
Anak - anak kehilangan masa depannya
Orang tua dan lansia menangis gelisah
Takada habis-habisnya ibu pertiwi
berduka
Meneteskan air mata di penghujung
tahun-lara
Anak - anak yang dididiknya kita malah
menyakitinya
Mengkhianati demi kata tugas negara
Begitulah kisah yang akan diceritakan
anak; cucu kita kelak
Penindasan, pemaksaan, perampasan
takada kata surga di negara tercinta
Yang katanya tanah kita tanah surga
Acedia
#pemalasberaksara
@kumpulan_puisi