Puisi - "ANALA"


"ANALA"

Ketika kita terpisah menjadi dua samudra
Lalu berangkat menjadi seorang
bramanta

Harusnya kita tahu lebih dulu sebelum
ada selat di antaranya yang jauh di ujung
baya

Kita adalah Iuka sebenar-benarnya
Saat kecewa menjelma sebagai perasaan
yang sementara
Kita adalah sepi
Yang sejati merasuki anala ini
Kita adalah ketiadaan
Cinta hanyalah harapan

Takada yang tersisa pada ruh di dalam
tubuhku ini
Selain rasa sakit yang abadi
Takada yang tersisa
Hanya gumpalan-gumpalan kecewa

Takpantas kita saling serapah
Kita sadar sudah lelah

Karang-karang ikhlas tenggelam untuk
lautan

Jarang-jarang aku memendam
ketidakrelaan
Langit dan bumi sudah lapang dada
Maka kita juga sama seharusnya

-Basori Mukhti
@kumpulan_puisi


You Might Also Like:

Add your comment
Hide comment

Disqus Comments